STRATEGI PEMBELAJARAN
Setrategi Pembelajaran
Strategi pembelajaran
adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa
agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien .
Dalam meningkatkan pengetahuan dan kualitas pembelajaran anak-anak
atau siswa. Guru atau pendidik perlu memiliki
beberapa strategi pembelajaran yang ampuh.Strategi tersebut dibuat
supaya siswa maupun mahasiswa cepat paham dan mengerti dari pembelajaran yang
diberikan.Selain itu strategi pembelajaran juga bisa berupa cara mengajar
supaya siswa merasa nyaman selama belajar. Strategi dalam pembelajaran sangat
dibutuhkan bagi siswa. Bukan hanya agar siswa mencapai target yang diinginkan,
tapi pendidik juga mendapatkan goals berupa siswa yang berhasil
dididik dari strategi tersebut.
Strategi
discovery learning adalah teori belajar yang
didefinisikan sebagai proses pembelajaran yang terjadi bila pelajar tidak
disajikan dengan pelajaran dalam bentuk finalnya, tetapi diharapkan
mengorganisasikan sendir. Bila dilihat
dari penyajiannya strategi pembelajaran dibagi 2 yaitutif dan deduktif. Strategi
pembelajaran ini sifatnya konseptual. Strategi atau model pembelajaran ini
dapat diimplementasikan dengan bentuk metode pembelajaran yang nyata.
Metode
pembejaran yang bisa dipilih dari konsep strategi pembelajaran adalah
1. Ceramah,
2. Diskusi
kelompok
3.
Demonstrasi
4. Simulasi
5.
Pengalaman lapangan,
6. Mind
Mapping,
7. Drama.dan
lain-lain
Dalam
kurikulum 2013 strategi pembelajaran atau model pembelajaran ada 5
1. Strategi Discovery Learning (DL)
2. Strategi Inkuiri Learning (IL)
3. Strategi Problem Based Learning (PBL)
4. Strategi Project Based Learning (PBL) (Pembelajaran Berbasis proyek)
5. Strategi Saintifik Learning (SL) (Pembelajaran Ilmiah)
Strategi
Inkuiri Learning didefinisikan oleh Piaget (Sund dan
Trowbridge, 1973) sebagai: Pembelajaran yang mempersiapkan situasi bagi anak
untuk melakukan eksperimen sendiri; dalam arti luas ingin melihat apa yang
terjadi, ingin melakukan sesuatu, ingin menggunakan simbul-simbul dan mencari
jawaban atas pertanyaan itu sendiri, menghubungkan penemuan satu dengan
penemuan lain, membandingkan apa yang ditemukan dengan yang ditemukan orang
lain.
Strategi
Problem Based Learning (PBL) adalah metode pengajaran yang
bercirikan adanya permasalahan nyata sebagai konteks untuk para peserta didik
belajar berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah, dan memperoleh
pengetahuan (Duch,1995).
Strategi
Project Based Learning adalah pembelajaran yang
menggunakan proyek/kegiatan sebagai media. Peserta didik melakukan eksplorasi,
penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai
bentuk hasil belajar.
Strategi
Saintifik Learning adalah Proses pembelajaran yang dirancang
sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau
prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk menemukan atau menemukan
masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis,
mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data , menarik
kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang “ditemukan”.
Tujuan
Pembelajaran
Tujuan dari
penggunaan bermacam-macam strategi pembelajaran adalah agar tercapai standar
kompetensi kelulusan. Kopentensi kelulusan meliputi sikap, pengetahuan dan
keterampilan.
Untuk
memperkuat pendekatan ilmiah atau ilmiah maka diperlukan strategi pembelajaran
berbasis menyingkap/penelitian (discovery/inquiry learning) sedangkan untuk
mendorong peserta didik guna menghasilkan karya nyata, baik industri maupun
kelompok maka strategi pembelajaran berbasis proyek (Project Based learning)
sangat ditekankan.
gradasi
sikap, pengetahuan, dan keterampilan sebagai berikut